Sun. Jun 13th, 2021

Saya menyaksikan dialog terkini dengan Muslim dan dunia Muslim dengan antisipasi penuh harapan bersama dengan kebanyakan orang di dunia. Agama Islam terus menjadi salah satu agama yang paling disalahpahami di dunia karena representasi yang keliru oleh musuh-musuh Islam dan seringkali oleh para pengikutnya sendiri. Agama Islam dan Muslim telah berada di bawah mikroskop sejak kejadian mengerikan 11 September. Saya telah diberitahu secara pribadi Hijab untuk Wanita Muslim oleh beberapa orang bahwa saya telah membuat mereka tidak nyaman, karena afiliasi Islam saya. Tekanan secara internal dan eksternal sekarang menyebabkan dunia Muslim dan Muslim pada umumnya untuk memeriksa kembali cara kita mengamalkan keyakinan kita.

Saya perhatikan bahwa selama dialog baru-baru ini dengan umat Islam masih ada beberapa kesalahpahaman tentang Islam dan Muslim. Jual Busana Syariah Murah Saya percaya ini adalah kesalahpahaman yang tidak bersalah, tetapi mereka menambah stereotipe Muslim yang lebih besar.

Yang Menentukan Harga Karpet

Salah satu kesalahpahaman yang paling umum berkaitan dengan asal mula Islam dan Muslim yang sebenarnya. Presiden Obama baru-baru ini mengatakan dalam pidatonya kepada dunia Muslim melalui Mesir bahwa, “Dia ingin kembali ke tempat Islam dimulai.” Beberapa orang mungkin mengatakan apa yang salah dengan pernyataannya dan mengapa Anda membuat keributan besar karena tidak ada apa-apa. Saya pribadi tidak percaya bahwa dia bermaksud apa-apa dengan itu, tapi ini bukanlah posisi Muslim mengenai asal usul kita di dunia. Pertama tidak semua Muslim adalah orang Arab, tetapi beberapa Muslim, sekitar 18%, kebetulan adalah orang Arab dan tinggal di wilayah Timur Tengah. Keluarga Muslim lainnya tinggal di Indonesia, Afrika, Eropa, Amerika, Cina dan semuanya membentuk sekitar 1,5 juta Muslim di seluruh dunia.

Kedua, Muslim maupun Alquran mengajarkan bahwa Islam berasal dari 1400+ tahun yang lalu atau di wilayah geografis Arab. Islam sebagaimana diajarkan kepada kita adalah prinsip ketundukan pada kehendak Pencipta langit dan bumi. Itu adalah prinsip abadi yang terlihat di alam, alam semesta, dan kemanusiaan. Karena alasan inilah kami percaya bahwa semua nabi mengajarkan cara hidup yang sama-tunduk pada kehendak Tuhan.

Dunia telah menerima begitu saja bahwa Islam berasal dari Arab meskipun mereka hanya mewakili sekitar 18% dari keseluruhan. Islam terlihat di bawah sinar matahari mematuhi kehendak Sang Pencipta dan memberi cahaya. Islam terlihat di planet-planet yang melayang di orbitnya secara teratur. Islam terlihat dalam Bee being a Bee. Islam terlihat pada beruang sebagai beruang. Manusia diciptakan dengan hakikat Islam dan untuk mencapai kebesaran dengan tunduk pada kehendak Tuhan Yang Maha Esa Pencipta ALLAH. Ini dibuktikan dalam Al-Qur’an Surat 30:30. Jadi, karena alasan-alasan yang disebutkan di atas, kami tidak mengatakan Islam memiliki asal selain Tuhan sendiri.

Alasan kedua saya menulis posting ini adalah untuk secara retoris mengajukan pertanyaan apa itu Muslim moderat dan mengapa Islam harus dimoderasi? Pernyataan ini dibuat menyiratkan bahwa Islam dan / atau Alquran adalah beberapa sistem yang secara inheren jahat, bermusuhan atau terbelakang. Jadi, terserah orang lain di luar untuk menunjukkan kepada Muslim peradaban yang benar. Jelas bagi setiap orang bahwa praktik umat Islam, khususnya di Timur Tengah membutuhkan reformasi. Ini akan saya umumkan dari puncak gunung tanpa rasa malu.

Dunia Muslim dan Muslim pada umumnya telah menyimpang dari jalan seperti yang diramalkan oleh Nabi Muhammad (saw). Jadi, Muslim perlu direformasi, tetapi musuh mereka tidak akan mendikte mereka. Sama seperti agama Kristen yang melewati zaman kegelapan dan sekarang telah menjadi dewasa, begitu pula Islam harus melalui proses pembersihannya sendiri. Martin Luther dan John Calvin sama-sama tidak setuju dengan bagaimana Katolik (Kristen) dipraktikkan dari para pemimpin hingga pengikutnya. Oleh karena itu mereka memprotes sehingga menciptakan gerakan Protestan dalam agama Kristen. Saya percaya hal yang sama akan terjadi pada Islam. Nabi Muhammad (SAW) mengajarkan bahwa inovasi akan masuk ke dalam agama Islam. Prinsip dan praktek yang benar dari Al-Qur’an, tanpa tafsir para ulama, akan memberi cahaya bagi seluruh umat manusia.

Ini adalah saat yang menarik bagi umat Islam di seluruh dunia. Dialog di antara umat Islam ini akan mengarah pada banyak pemeriksaan diri yang baik, analisis diri, dan kemudian koreksi diri. Nabi Muhammad bersabda bahwa matahari akan terbit dari Barat. Artinya, saat matahari melambangkan cahaya ke bumi, maka kebenaran Islam akan terpancar dari Barat ke Timur. Muslim di Timur harus mulai menunjukkan lebih banyak rasa hormat kepada komunitas Muslim yang sedang berkembang di Amerika yang dapat menjadi contoh bagi mereka untuk menyelesaikan masalah mereka.

Terima kasih sudah membaca

Mustafaa Muhammad adalah seorang “Afro-Amerika” yang merupakan penganut agama Islam. Melalui studi agama independen mengembangkan pandangan ekumenis tentang agama-agama dunia dan umat Tuhan. Dan sementara dia setia pada Islam sebagai keyakinannya, dia betah di Gereja (atau lembaga keagamaan lainnya) seperti dia di Masjid.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *